Sejarah Pusdikajen PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 30 April 2012 10:39

 

Sejarah Singkat

Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal

Kodiklat TNI AD

 

 

Latar belakang yang mendasari berdirinya Pusdikajen.

            Pertumbuhan Lembaga Pendidikan Ajudan Jenderal, yang kita kenal dengan sebutan Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal, sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan dan perkembangan cabang Ajudan Jenderal itu sendiri khususnya dan tni angkatan darat pada umumnya.

            Sejalan dengan itu, Lembaga Pendidikan Ajudan Jenderal sebagai wahana untuk meningkatkan sumber daya manusia yang akan bertugas dan hidup dalam tatanan karier Ajudan Jenderal.

            Pada tahun 1952-1953, Ajudan Jenderal Angkatan Darat untuk pertama kalinya menyelenggarakan kegiatan pembekalan pengetahuan administrasi personel dan administrasi tulis menulis dengan sebutan Aplikasi Ajen di Cimahi.     kemudian keadaan ini berkembang yaitu pada tahun1956, diadakan pula kegiatan aplikasi ajen dan pelatih musik di Kaliurang Yogyakarta.

            Dihadapkan kepada kebutuhan organisasi, maka pimpinan Angkatan Darat dalam hal ini pimpinan Ajudan Jenderal menunjuk Mayor CAD R. Soebiyono, SH. (Pangkat terakhir Mayjen Purnawirawan), sekembalinya mengikuti pendidikan di U.S. Adjutan General Army, ditunjuk untuk membangun Lembaga Pendidikan Ajudan Jenderal, yang berlokasi di jalan Maribaya Lembang Bandung.     Usaha ini belum dapat terwujud, sebab Mayor CAD Soebiyono, SH.  dialih tugaskan ke Markas Besar Tentara (MBT) di Jakarta.

            Namun demikian gagasan ini tetap dilanjutkan, dengan ditunjuknya Mayor CAJ Wahyu Hagono (Pangkat terakhir Mayjen Purnawirawan,  mantan Dirut Percetakan Uang Negara) dengan dibantu oleh beberapa perwira diantaranya :  Kapten CAD Herlan pangkat terakhir Mayjen Purnawirawan (almarhum), membentuk Lembaga Pendidikan Ajudan Jenderal sebagai wahana formal .

            Selanjutnya sejalan dengan perkembangan organisasi Ajudan Jenderal, dibentuklah Direktorat Ajudan Jenderal Angkatan Darat berdasarkan penetapan K.S.A.D. Nomor : PNTP.      10-6-1956 tanggal 23 april 1956, yang didalamnya tersusun kerangka Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal (PPA) dengan salah satu unsurnya adalah Sekolah Kejuruan Musik.

            Sambil menungu bangunan PPA, dipersiapkan pula susunan personel yang akan ditugaskan sebagai anggota organik PPA, dan berdasarkan keputusan Kasad Nomor : KPTS/    446-02/6/1957  tanggal 1 Oktober 1957 secara fisik dibentuklah susunan organisasi PPA yang berkedudukan di jalan Maribaya Lembang Bandung, dan sebagai Komandan Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal (PPA) adalah Mayor CAD Wahyu Hagono berdasarkan keputusan Kasad     Nomor : Kep/74/2/1958 tanggal 3 Pebruari 1958.

            Sehubungan dengan bangunan resmi belum selesai, sedangkan kegiatan pendidikan Ajudan Jenderal harus tetap berjalan, maka untuk sementara PPA menempati bangunan bekas Hotel di Pasirjati (sekarang Pusdikkowad Kodiklat TNI AD).

            PPA yang berkembang menjadi PP. Ajen, mengidentitaskan dirinya sebagai organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, dengan memiliki lambang pada tingkat sempana dengan nama : ”Dharma Wira Laksana ” dan untuk sekolah kejuruan musik pada tingkat patola dengan nama  : ” Puruhita Pradangga Yudha ”).

            Selanjutnya berdasarkan penetapan Kasad nomor : Tap. 0-5 tahun 1958 tanggal 5 agustus 1958 PP. Ajen dirubah menjadi Resimen Induk Ajudan Jenderal disingkat Rinaj, dan susunan organisasi Rinaj ini baru dikeluarkan pengesahannya dua tahun kemudian, yaitu dengan keputusan Kasad Nomor : KPTS/24/6/1960 tanggal 14 Juni 1960.

            Pada tahun 1963 Kesatrian Rinaj pindah dari jalan Maribaya Lembang ke jalan DR. Setia Budhi Bandung, menempati kesatrian Transito Pusat Ditaj.   Selanjutnya berdasarkan keputusan Kasad Nomor : Kep/271/3/1963 tanggal 20 Maret 1963, Rinaj dirubah menjadi Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal (Pusdiaj) dibawah Komando Pendidikan dan Latihan (Koplat).

            Beberapa tahun kemudian, Pusdiaj mengalami penyempurnaan struktur organisasi, disesuaikan dengan perkembangan struktur organisasi TNI Angkatan Darat.

            Berdasarkan surat Menpangad Nomor : R-0153/1966 tanggal 15 Juni 1966, struktur organisasi Pusdikaj disempurnakan dengan penambahan susunan eselon-eselonnya, yaitu Sejursik dihapuskan dan dipindahkan dari Kaliurang Yogyakarta ke Lembang Bandung.

            Kemudian berkembang lagi, yaitu dengan keluarnya keputusan Kasad Nomor : Kep. 83-02/5/1969 tanggal 6 Mei 1969 susunan organisasi Pusdikaj diadakan perubahan untuk unsur Staf Umum, Staf Teknis dll. Penyempurnaan organisasi Pusdikaj berjalan terus, dan berdasarkan keputusan Menhankam/Pangab Nomor : Kep/A/157/IV/1970 tanggal 13 April 1970 tentang Pokok-Pokok Organisasi TNI Angkatan Darat, dimana Ditaj dilebur menjadi dua yaitu :

            a.         Induk Administrasi TNI Angkatan Darat disingkat Inminad.

            b.         Pusat Ajudan Jenderal Angkatan Darat disingkat Pusaj.

Pusat Ajudan Jenderal dibawah Kobangdiklat TNI Angkatan Darat, selanjutnya membawahi Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal.

            Berdasarkan Keputusan Kasad Nomor : Kep/27/IX/1980 tanggal 24 september 1980 tentang penyempurnaan organisasi Pusdikaj, maka Pusdikaj berada langsung dibawah Kobangdiklat TNI Angkatan Darat.

            Sejalan dengan kebijaksanaan pimpinan ABRI, dan TNI Angkatan Darat pada khususnya tentang organisasi, berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor : Skep/146/II/1985 tanggal 18 Pebruari 1985, tentang Alih status pembinaan, maka terhitung mulai tanggal 29 Maret 1985 Sekolah Kowad Taktis masuk Pusdikaj.

Selanjutnya berdasarkan Keputusan Kasad Nomor : Skep/805/IX/1985 tanggal 17 September 1985 Kobangdiklat TNI Angkatan Darat dilikwidasi dengan berdasarkan surat Keputusan Kasad Nomor : Skep/517/VI/1985 tanggal 1 Juni 1985, Janminpersad mengalami reorganisasi dan berubah menjadi Direktorat Ajudan Jenderal TNI Angkatan Darat disingkat Ditajenad.

            Dengan dilikwidasi Kobangdiklat TNI Angkatan Darat, terhitung mulai tanggal 19 September 1985, Pusdikaj kembali berada dibawah Direktorat Ajudan Jenderal seperti halnya pada sebelum, tahun 1970, dengan penyempurnaan penyusunan organisasi, sedangkan namanya tetap Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal disingkat Pusdikajen.

Organisasi dan tugas  Pusdikajen Ditajenad disahkan berdasarkan Keputusan Kasad Nomor : Kep/84/XII/1985 tanggal 4 Desember 1985

Selanjutnya berdasarkan surat perintah Direktur Ajudan Jenderal TNI Angkatan Darat Nomor : Sprin/1463/XII/1987 tanggal 9 Desember 1987, Kesatrian Pusdikajen di jalan DR. Setia Budhi 238 Bandung pindah ke jalan Maribaya No 21 Lembang, kembali kelokasi semula seperti saat diresmikannya pada tanggal 1 Oktober 1957, sedangkan kesatrian di jalan DR. Setya Budhi 238 Bandung digunakan sebagai Transito Pusat Subditdiasahmil Ditajenad

Pelaksanaan tugas sebagai lembaga pendidikan sejak bernama Rinaj sampai Pusdikajen sekarang ini, telah melaksanakan 

a.         Mendidik personel TNI AD baik Korps Ajudan Jenderal maupun non Korps Ajudan

Jenderal

b.         Mendidik tenaga musik dari negara tetangga yaitu Tentara Laos pada tahun 1964.

c.         Mendidik Pa, Ba, Ta  TNI, dan PNS dilingkungan TNI Angkatan Darat dalam tiga kejuruan yaitu : Minpers, Jahrilsik, dan Minu serta Pendidikan khusus jenjang PNS TNI Angkatan Darat.

d.         Mendidik Pa, Ba, Ta dari TNI AL, TNI AU dan Polri pada tingkat Sarcab, Susjur, Suslapa, dan Susjabpers bagi Pa.

Last Updated on Monday, 30 April 2012 11:12
 

DANKODIKLAT

LETJEN TNI
LODEWIJK F PAULUS

Jam Analog

Kalender

August 2014
SMTWTFS
12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31

Online Anggota

We have 5 guests online