dxs de

fr gft

 

BERSAHABATLAH DENGAN ALAM

(Lembang, 16 November 2016) Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir di Bandung dan sekitarnya mengakibatkan debit air melebihi batas wajar. Genangan air tampak di beberapa daerah kota Bandung, bahkan di daerah tertentu ketinggian air bisa mencapai 1-2 meter dengan arus yang cukup deras. Kondisi seperti ini mengakibatkan aktivitas warga menjadi terhambat. Kerugian materiil maupun korban jiwa mulai timbul.

Untuk daerah Lembang yang termasuk dataran tinggi, curah hujan yang tinggi ini mengkibatkan Lembang dan sekitarnya menjadi daerah rawan bencana longsor. Hujan lebat yang mengguyur Lembang pada hari Minggu, 13 November 2016 mengakibatkan longsor di daerah Parongpong, Lembang. Longsor tersebut mengakibatkan akses jalan dari Lembang ke Cimahi menjadi terputus. Oleh karena itu, Pusdikajen Kodiklat TNI AD mengerahkan pasukannya untuk membersihkan sisa – sisa longsoran.

Dan naas setelah dua hari kejadian longsor, baru diketahui ternyata ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi Minggu malam tersebut. Berdasarkan laporan dari pihak keluarga ke Polsek Lembang yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Setelah dilakukan pengecekan ulang, ternyata benar ada satu unit mobil yang tertimbun longsoran tanah dan berisi empat orang.

Proses evakuasi korban yang melibatkan TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, Pemkab dan masyarakat dilakukan sejak Selasa pagi. Keempat korban baru bisa dievakuasi sekitar pukul 14.00 WIB setelah setengah badan mobil dipotong oleh petugas. Pasiops Pusdikajen Kodiklat TNI AD, Kapten Caj Siswanto yang memimpin pasukan Pusdikajen Kodiklat TNI AD, turun langsung dalam proses evakuasi tersebut. Personel Pusdikajen Kodiklat TNI AD lainnya bekerja sama dengan petugas lainnya agar proses evakuasi bisa berjalan dengan cepat dan aman, karena dikhawatirkan hujan kembali turun dan itu bisa membahayakan proses evakuasi.

Dari peristiwa ini, kita dapat mengambil pelajaran bahwa kita harus bersahabat dengan alam. Banjir bukan hanya diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi, melainkan juga bisa disebabkan oleh saluran air yang terhambat oleh sampah yang dibuang masyarakat. Longsor yang terjadi salah satunya juga disebabkan oleh pembangunan yang kurang terkontrol yang mengakibatkan daerah resapan menjadi kurang. Sehingga akhirnya tanah menjadi mudah bergerak begitu mendapat tekanan yang cukup tinggi. Oleh karena itu, marilah kita bersahabat dengan lingkungan, jagalah lingkungan sekitar agar terhindar dari hal – hal yang tidak diinginkan.

(Admin)

 

 

ddre

dr f

d f

 

“SATUKAN LANGKAH UNTUK NEGERI”

(Lembang, 10 November 2016) Dengan suatu tekad dan ketulusan untuk bersama –sama saling bahu – membahu dan dilandasi oleh makna dan nilai integritas, etos kerja dan gotong royong, bangsa Indonesia dapat mengatasi berbagai permasalahan yang melanda dan dapat menjadi bangsa “Pemenang” mampu bersaing dengan Negara dan bangsa lain. Itulah makna yang terkandung dalam tema Hari Pahlawan 2016. Selain itu, tema ini juga mengandung pesan kepada kita semua untuk bersatu dalam kebersamaan dan kebersamaan dalam persatuan untuk mewujudkan cita – cita negeri yang kita cintai ini.

Tema tersebut dibacakan dalam amanat pada upacara peringatan Hari Pahlawan 2016 yang dilaksanakan di lapangan upacara Pusdikajen Kodiklat TNI AD dan diikuti oleh seluruh personel Pusdikajen Kodiklat TNI AD serta para siswa Diksarcab Ajen dan siswa Susbaminperspra TA 2016.

Selanjutnya Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa melalui amanatnya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara (Irup) menyampaikan, bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar harus menghargai jasa para pahlawannya. Oleh karena itu beliau berharap, melalui peringatan Hari Pahlawan tahun ini, setiap warga Negara dapat lebih membangkitkan semangat kebangsaan, menumbuhkan kembangkan nilai - nilai kepahlawanan serta meningkatkan kecintaan kepada tanah air kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(Admin)

 

qw r

 

LATIHAN PEMBINAAN PERSONEL (LATBINPERS) TA 2016

(Lembang, 9 November 2016) Dalam rangka meningkatkan kompetensi Prajurit Pusdikajen Kodiklat TNI AD, Sipamops Pusdikajen Kodiklat TNI AD menyelenggarakan Latihan Pembinaan Personel (Latbinpers) TA 2016. Latihan ini direncanakan berlangsung selama 1 minggu dan sudah dimulai sejak Senin, 7 November 2016.

Dalam latihan kali ini, para personel akan mendapatkan materi mengenai pembinaan personel. Seperti Pengadaan, penggunaan, perawatan, pendidikan sampai dengan pemisahan. Sebagai pemberi materi adalah Personel Pusdikajen Kodiklat TNI AD yang berpangkat Pama.

Latihan ini juga sebagai salah satu bentuk realisasi dari program kerja dan anggaran Pusdikajen Kodiklat TA 2016. Diharapkan dengan diadakannya latihan ini, para personel Pusdikajen Kodiklat TNI AD khususnya personel yang berpangkat Bintara / Tamtama bisa lebih memahami salah satu fungsi kecabangan Ajudan Jenderal yaitu Pembinaan Personel.

(Admin)

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 5 of 80

DANKODIKLAT

LETJEN TNI
......

Jam Analog

Kalender

November 2018
SMTWTFS
123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930

Online Anggota

We have 11 guests online